Sejarah Institusi

KH. Q Ahmad Syahid, M.Sc bin KH. Sholeh, seorang kiayi yangpernah menjuarai MTQ Tk. Nasional Pertama 1968 di Makasar Ujung Pandang, dengantekad yang kuat dan tanggung jawab sosial yang tinggi, di tengah himpitanketerbatasan ekonomi dan kondisi sosial yang tidak ramah, pada tanggal 03 Mei1971 ia merintis pendirian Pesantren al-Quran Al-Falah, dengan penuh suka citaia tinggal bersama isteri tercinta Hj. Euis Kultsum, dan sekaligus memulai misiprofetis-nya, untuk mengajarkan al-Quran dan menyemaikan nilai-nilaial-Quran dalam kehidupan sehari-hari. Dengan penuh ketekunan & keikhlasanngawuruk ngaji (dibaca: talim, tarbiyah dan tadib), meski muridnya hanya tigaorang santri.


Seiring dengan perjalanan waktu, terutama setelah lawatan beliau ke NegeriThailand masih pada tahun 1971 dalam rangka muhibah tilawat al-Quran, jumlahsantri yang ingin berguru semakin bertambah, sehingga tempat pemondokan puntidak mampu lagi menampung mereka. Berkat kegigihan beliau dan kerjasama dengansemua lapisan masyarakat maka Pondok Pesantren Al-Quran Al-Falah, dalam tigadasawarsa telah menjadi lembaga yang besar dan dikenal oleh banyak kalangan,karena peranannya dalam kehidupan masyarakat.


Pada Tahun1981, didirikanlah pedidikan formal Pertama yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyyah(STIT) yang sekarang menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Falah, yangbertekad mendorong segala program pemerintah dalam mencerdaskan bangsa danmembatu masyarakat pecinta ilmu untuk melanjutkan studinya ke jenjang perguruantinggi, dengan semangat pelayanan dan pemberdayaan edukatif bagi masyarakatmelalui Sekolah Tinggi ini membuka kesempatan bagi semua elemen masyarakat yangingin mempersiapkan putra-putrinya untuk memiliki bekal pengetahuan dan wawasanyang luas serta keterampilan hidup (life Skill) dan kepribadian yang kuat,sebagaimana tuntunan al-Quran dan al-Sunnah.

Kerjasama