Pascasarjana STAI Al-Falah Gelar PAI Education Workshop, Dorong Guru PAI Berinovasi di Era Generasi Alfa
Pascasarjana STAI Al-Falah Gelar PAI Education Workshop, Dorong Guru PAI Berinovasi di Era Generasi Alfa
Sat, 29 August 2026 9:25
KKGxHimmaka (6)

Cicalengka Pascasarjana STAI Al-Falah Cicalengka bersama Himpunan Mahasiswa Pascasarjana (HIMMAKA) STAI Al-Falah Cicalengka dan Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kecamatan Cicalengka menyelenggarakan PAI Education Workshop pada Sabtu, 29 Agustus 2026, di SD Al-Falah Boarding School.

Mengangkat tema “Guru PAI Lintas Generasi di Era Digital” dengan subtema “Membangun Kolaborasi dan Inovasi Pembelajaran untuk Generasi Alfa,” kegiatan ini diikuti oleh guru-guru PAI se-Kecamatan Cicalengka. Kegiatan berlangsung mulai pukul 07.30 WIB hingga 12.50 WIB.

Workshop ini menjadi bagian dari pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sekaligus menjadi ruang kolaborasi antara perguruan tinggi, mahasiswa Pascasarjana, dan guru-guru PAI dalam merespons perkembangan dunia pendidikan di era digital.

Rangkaian Pembukaan

Kegiatan diawali dengan registrasi peserta pada pukul 07.30 WIB. Memasuki sesi pertama, acara dibuka oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan shalawat oleh Muhammad Taqi, S.Pd.I.

Rangkaian pembukaan kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipandu oleh Irma Sarifathul Hasanah, S.Pd., laporan panitia pelaksana oleh Nurulhusna Muhajir, S.Pd., serta sambutan Ketua KKG PAI/K3S Kecamatan Cicalengka.

Selanjutnya, Direktur Pascasarjana STAI Al-Falah Cicalengka, Assoc. Prof. Dr. Mukhsin, M.Ag., menyampaikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan PAI Education Workshop.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara, penyerahan cendera mata, doa, dan foto bersama. Peserta kemudian mendapatkan coffee break sebelum memasuki sesi utama workshop.

Mengenal Generasi Alfa sebagai Digital Native

Sesi kedua dimulai dengan pembukaan oleh moderator. Materi pertama menghadirkan Dr. Irfan Goffary, M.Ag. dengan topik “Mengenal Generasi Alfa: Anak-anak Digital Native.”

Materi ini mengajak para guru memahami karakteristik Generasi Alfa yang tumbuh dalam lingkungan teknologi digital. Kehadiran gadget, internet, media sosial, dan berbagai platform digital telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari peserta didik.

Kondisi tersebut menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi guru PAI. Guru tidak hanya dituntut menguasai materi pembelajaran, tetapi juga perlu memahami karakter peserta didik agar mampu memilih pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan generasi saat ini.

Pemahaman terhadap Generasi Alfa menjadi penting agar proses pembelajaran tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi mampu membangun keterlibatan peserta didik dan menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan kehidupan mereka.

Inovasi dan Digitalisasi Pembelajaran PAI

Setelah materi pertama, kegiatan dilanjutkan dengan ice breaking untuk membangun suasana interaktif di antara peserta. Sesi kemudian dilanjutkan dengan materi kedua yang disampaikan oleh Ai Silvia Nurhasanah, S.Pd. dengan tema “Inovasi dan Digitalisasi Pembelajaran PAI.”

Pada sesi ini, peserta diajak melihat perkembangan teknologi sebagai peluang untuk mengembangkan pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang lebih menarik dan kontekstual.

Digitalisasi pembelajaran tidak semata-mata berarti menggunakan teknologi yang canggih. Lebih dari itu, inovasi terletak pada kemampuan guru dalam memilih dan memanfaatkan teknologi maupun media yang tersedia secara kreatif, tepat sasaran, serta tetap berorientasi pada tujuan pembelajaran.

Dalam pembelajaran PAI, pemanfaatan teknologi juga perlu berjalan beriringan dengan nilai-nilai keislaman. Teknologi dapat membantu proses penyampaian materi dan meningkatkan interaksi pembelajaran, tetapi substansi pendidikan agama, pembentukan karakter, akhlak, dan keteladanan tetap menjadi bagian utama dari peran seorang guru.

Sharing Session dan Testimoni

Rangkaian workshop kemudian dilanjutkan dengan sharing session dan testimoni yang dipandu oleh moderator. Sesi ini menjadi ruang bagi peserta untuk berbagi pengalaman, gagasan, serta tantangan yang mereka hadapi dalam melaksanakan pembelajaran PAI di tengah perkembangan teknologi.

Melalui sesi tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan dari narasumber, tetapi juga mendapatkan perspektif dari pengalaman sesama guru. Hal ini menunjukkan bahwa inovasi pembelajaran dapat lahir dari pengalaman dan kreativitas guru dalam membaca kondisi peserta didik serta lingkungan sekolah masing-masing.

Guru PAI di Era Digital: Beradaptasi Tanpa Kehilangan Jati Diri

PAI Education Workshop memberikan pesan bahwa perkembangan teknologi menuntut guru untuk terus belajar dan beradaptasi. Namun, kemampuan menggunakan teknologi perlu tetap ditempatkan sebagai bagian dari upaya mencapai tujuan pendidikan, bukan sebagai tujuan itu sendiri.

Bagi guru PAI, tantangan di era Generasi Alfa bukan hanya bagaimana membuat pembelajaran menjadi lebih digital, tetapi juga bagaimana memastikan nilai-nilai agama tetap hadir di tengah perubahan karakter dan pola belajar peserta didik.

Teknologi dapat menjadi sarana untuk membuat pembelajaran lebih menarik, tetapi keteladanan guru, pembentukan akhlak, penanaman nilai-nilai Islam, dan hubungan yang baik dengan peserta didik tetap menjadi bagian yang tidak tergantikan.

Kolaborasi antara Pascasarjana STAI Al-Falah Cicalengka, HIMMAKA, dan KKG PAI Kecamatan Cicalengka melalui kegiatan ini diharapkan dapat terus berkembang menjadi ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman bagi para pendidik.

Kegiatan kemudian ditutup oleh moderator setelah seluruh rangkaian materi dan sharing session selesai.

Melalui workshop ini, guru PAI diharapkan semakin siap menghadapi karakteristik Generasi Alfa dengan mengembangkan pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan relevan, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan keteladanan sebagai fondasi utama pendidikan.

“Bersinergi, Berinovasi, Mendidik Generasi Alfa dengan Hati dan Teknologi.”

Editor

Saway
Berita

Artikel Lainnya

Peduli Lingkungan, Mahasiswa KKM STAI Al-Falah Hadirkan Program PELITA di Kasomalang Wetan
Persoalan sampah masih menjadi tantangan yang membutuhkan perhatian dan keterlib...
Wed, 26 August 2026 | 4:45
Pengaduan Bukan Sekadar Keluhan: Instrumen Penting Good Governance di Organisasi Pendidikan
Oleh Tafjani Kholil Pengaduan sering kali dipandang sebagai sesuatu yang neg...
Mon, 24 August 2026 | 10:39
Beautiful Journey: Pertemuan Bunyi, Sains, dan Spiritualitas
Oleh Dr. H. Boy Arief Rochman, S.Pt., M.A.B (Wakil Ketua II Bid. Administrasi &a...
Thu, 20 August 2026 | 10:38
Melihat dari Hati: Rumi, Ihsan, dan Jejak Para Sahabat
Oleh Dr. H. Boy Arief Rochman, S.Pt., M.A.B (Wakil Ketua II Bid. Administrasi &a...
Wed, 15 April 2026 | 4:40

Perbaikan Item