Cicalengka – STAI Al-Falah Cicalengka menyelenggarakan Rapat Kerja dan Workshop Strategis Dosen Tahun 2026 dengan tema “Integrasi Outcome-Based Education dalam Kurikulum, Rekognisi Pembelajaran Lampau, dan Perencanaan Institusi.” Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap selama rentang waktu dua pekan efektif, yakni mulai Kamis, 22 Januari 2026 hingga Kamis, 05 Februari 2026, bertempat di Kampus STAI Al-Falah Cicalengka Bandung.
Adapun rangkaian pelaksanaan kegiatan adalah sebagai berikut:
- Kamis, 22 Januari 2026 – Rapat Kerja (Pembukaan dan Penegasan Arah Strategis)
- Selasa, 27 Januari 2026 – Rapat Kerja (Pendalaman Substansi dan Pembagian Komisi)
- Kamis, 29 Januari 2026 – Rapat Kerja (Diskusi Intensif Per Komisi)
- Selasa, 03 Februari 2026 – Rapat Kerja (Finalisasi Draft dan Sinkronisasi)
- Kamis, 05 Februari 2026 – Rapat Pleno (Pengesahan dan Penetapan Kebijakan)
Kegiatan ini melibatkan seluruh dosen tetap dan pejabat struktural sebagai bentuk konsolidasi akademik dan kelembagaan dalam merumuskan kebijakan strategis institusi.
Tiga Agenda Strategis Institusi
Workshop strategis ini membahas tiga fokus utama:
- Penetapan Kebijakan Kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE)
- Penajaman arah strategis Renstra dan Renop STAI Al-Falah Cicalengka
- Penetapan Kebijakan Penyelenggaraan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL)
Cicalengka – Dalam rangka memperkuat tata kelola akademik dan memastikan arah pengembangan institusi yang terukur serta berkelanjutan, STAI Al-Falah Cicalengka menyelenggarakan Rapat Kerja dan Workshop Strategis Dosen Tahun 2026 dengan mengusung tema “Integrasi Outcome-Based Education dalam Kurikulum, Rekognisi Pembelajaran Lampau, dan Perencanaan Institusi.”
Kegiatan ini dilaksanakan selama empat pekan dan bertempat di Kampus STAI Al-Falah Cicalengka Bandung, dengan melibatkan seluruh dosen tetap dan pejabat struktural dalam suasana akademik yang partisipatif, kritis, dan konstruktif.
Workshop strategis ini memfokuskan pembahasan pada tiga agenda besar institusi, yaitu:
- Penetapan Kebijakan Kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE)
- Penajaman arah strategis Renstra dan Renop
- Penetapan Kebijakan Penyelenggaraan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL)
Pembukaan: Peneguhan Arah Transformasi Akademik
Kegiatan secara resmi dibuka pada hari pertama oleh Ketua Yayasan Asy-Syahidiyyah, KH. Cecep Abdullah Syahid, M.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa perubahan dan penguatan kurikulum bukanlah sekadar tuntutan administratif, melainkan kebutuhan mendasar dalam menjaga mutu pendidikan tinggi Islam.
Beliau menyampaikan:
“Kurikulum berbasis Outcome-Based Education bukan hanya soal format dokumen atau penyesuaian regulasi, tetapi tentang bagaimana kita memastikan setiap lulusan memiliki capaian pembelajaran yang jelas, terukur, dan relevan dengan kebutuhan umat dan bangsa. Kita tidak boleh berjalan biasa-biasa saja. Transformasi ini harus disertai komitmen, integritas, dan kesungguhan.”

Ia juga menekankan bahwa seluruh kebijakan strategis yang dihasilkan dari Rapat Kerja ini harus tetap berakar pada nilai-nilai keislaman, nasionalisme, dan visi kelembagaan yang unggul dan adaptif.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua STAI Al-Falah Cicalengka Bandung, Dr. KH. Nanang Naisabur, M.H. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa Rapat Kerja ini merupakan momentum konsolidasi institusi dalam menjawab tantangan mutu pendidikan tinggi dan dinamika kebijakan nasional.
Beliau menyatakan:
“Kita sedang memasuki fase penting penguatan kelembagaan. Penerapan OBE, penajaman Renstra dan Renop, serta pembukaan Program RPL adalah langkah strategis yang tidak bisa ditunda. Kita ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang lahir dari forum ini memiliki roadmap yang jelas, indikator keberhasilan yang terukur, serta dukungan sumber daya yang memadai.”
Beliau juga menggarisbawahi pentingnya konsistensi implementasi dan kolaborasi antarunit sebagai kunci keberhasilan transformasi institusi.

Mekanisme Pembahasan dan Dinamika Per Komisi
Workshop hari pertama difokuskan pada penegasan arah strategis dan pemetaan isu-isu prioritas. Hari kedua dan ketiga diisi dengan diskusi mendalam melalui pembagian tiga komisi utama:
Komisi Kurikulum OBE
Komisi ini secara khusus membahas penetapan kebijakan Kurikulum berbasis Outcome-Based Education di seluruh program studi. Untuk memastikan ketajaman substansi, komisi ini dibagi kembali menjadi empat sub-komisi:
- OBE Prodi PAI S1
- OBE Prodi PAI S2
- OBE Prodi MPI
- OBE Prodi HES
Pembahasan meliputi penyelarasan capaian pembelajaran lulusan (CPL), pemetaan mata kuliah, strategi asesmen, serta tahapan implementasi bertahap mulai Tahun Akademik 2026/2027.
Forum menyepakati bahwa penerapan Kurikulum OBE merupakan tuntutan mutu pendidikan tinggi dan kebijakan nasional, serta perlu ditetapkan sebagai kebijakan institusional guna menjamin konsistensi implementasi.

Komisi Renstra dan Renop
Komisi ini melakukan evaluasi terhadap capaian Renstra dan Renop sebelumnya serta merumuskan penajaman arah strategis pengembangan institusi. Fokus pembahasan mencakup penguatan akademik, tata kelola, sumber daya manusia, penelitian, pengabdian masyarakat, serta daya saing institusi secara nasional.
Rapat pleno kemudian menyetujui hasil evaluasi dan penajaman Renstra dan Renop sebagai dasar kebijakan strategis pengembangan STAI Al-Falah Cicalengka ke depan.
Komisi Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL)
Komisi ini membahas secara komprehensif kebijakan dan tata kelola penyelenggaraan RPL. Forum menegaskan bahwa RPL merupakan bentuk pengakuan atas capaian pembelajaran yang diperoleh melalui pendidikan formal, nonformal, informal, dan/atau pengalaman kerja.
Berdasarkan ketentuan akreditasi dan kesiapan akademik, saat ini hanya Program Studi Pendidikan Agama Islam (S1) yang telah terakreditasi Unggul dan memenuhi persyaratan untuk menyelenggarakan Program RPL.
Rapat Pleno dan Pengesahan Dokumen Strategis
Workshop hari keempat ditutup dengan Rapat Pleno yang difokuskan pada:
- Pengesahan draf final tiga dokumen kebijakan strategis
- Penyusunan roadmap implementasi yang terukur dan realistis
- Komitmen alokasi sumber daya serta pembentukan tim tugas (task force) untuk masing-masing agenda strategis
Melalui pleno ini, secara resmi ditetapkan:
- Kebijakan Kurikulum OBE sebagai pedoman pengembangan dan pelaksanaan kurikulum di seluruh program studi
- Penajaman Renstra dan Renop sebagai arah strategis pengembangan institusi
- Kebijakan Pembukaan dan Penyelenggaraan Program RPL di STAI Al-Falah Cicalengka
Penegasan Ketua Panitia
Ketua Panitia kegiatan, Dr. Mukhsin, M.Ag, menyampaikan bahwa workshop ini bukan sekadar forum diskusi, melainkan ruang konsolidasi akademik yang menentukan masa depan institusi.
Dalam sambutannya pada penutupan pleno, beliau menyampaikan:
“Empat pekan ini adalah proses berpikir kolektif yang sangat berharga. Kita tidak hanya menyusun dokumen, tetapi membangun komitmen bersama. Tantangan berikutnya adalah implementasi. Karena itu, pembentukan task force dan roadmap yang jelas menjadi bagian penting dari hasil Rapat Kerja ini.”
Beliau berharap seluruh civitas academica dapat menjaga semangat kolaborasi dan konsistensi dalam menjalankan kebijakan yang telah disepakati.

Komitmen Menuju Institusi Unggul dan Adaptif
Rapat Kerja dan Workshop Strategis Dosen Tahun 2026 menjadi tonggak penting dalam perjalanan transformasi STAI Al-Falah Cicalengka. Melalui integrasi OBE, penguatan Renstra dan Renop, serta penyelenggaraan RPL, institusi menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas, relevan, dan berdaya saing nasional, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan yang menjadi fondasi kelembagaan.
Dengan semangat kolektif dan arah strategis yang semakin jelas, STAI Al-Falah Cicalengka optimis melangkah menuju institusi yang Qualified, unggul, responsif, adaptif, nasionalis, dan islami.
Editor
Artikel Lainnya
Perbaikan Item