Cicalengka — Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Falah Cicalengka Bandung memperingati Dies Natalis ke-40 yang dirangkaikan dengan Reuni Akbar Alumni, pada Sabtu, 27 Desember 2025. Mengusung tema “The Golden Bridge: Merajut Kembali, Membangun Bersama”, kegiatan ini menjadi momentum refleksi perjalanan empat dekade STAI Al-Falah dalam mengembangkan pendidikan tinggi Islam yang berakar pada tradisi keilmuan, spiritualitas, dan pengabdian sosial. Acara tersebut dihadiri lebih dari 180 peserta yang terdiri atas pimpinan yayasan, sivitas akademika, alumni lintas angkatan, serta tamu undangan.




Rangkaian kegiatan diawali sejak pukul 06.30 WIB dengan registrasi alumni, dilanjutkan pembukaan resmi oleh MC pada pukul 07.30 WIB. Suasana khidmat terasa saat pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sholawat oleh KH. Ahmad Zacky Burhani, M.Pd.I, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Hymne, dan Mars STAI Al-Falah sebagai simbol nasionalisme dan identitas kelembagaan.


Dalam laporan Ketua Pelaksana, Dr. Mukhsin, M.Ag., disampaikan bahwa Dies Natalis ke-40 bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan ruang refleksi atas perjalanan panjang institusi dalam membangun tradisi akademik, menjaga nilai keislaman, serta memperkuat peran alumni dalam pembangunan umat dan bangsa.
Sambutan Ketua STAI Al-Falah, Dr. KH. Nanang Naisabur, M.H., menegaskan bahwa usia empat puluh tahun merupakan fase kematangan lembaga. Ia menyampaikan komitmen STAI Al-Falah untuk terus mengembangkan kualitas akademik, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta menjaga karakter kampus yang Islami, unggul, adaptif, dan responsif terhadap dinamika zaman.

Sementara itu, Ketua Yayasan Asy-Syahidiyyah, KH. Cecep Abdullah Syahid, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika dan alumni yang telah menjaga amanah dan nilai perjuangan para pendiri. Menurutnya, kesinambungan STAI Al-Falah hingga usia ke-40 merupakan bukti kuatnya fondasi keikhlasan, kebersamaan, dan visi keumatan yang diwariskan sejak awal berdiri.

Pada kesempatan tersebut, panitia secara khusus menghadirkan sambutan Ketua STITA Pertama STAI Al-Falah, Drs. KH. Arief Ichwani, yang memberikan refleksi historis tentang masa-masa perintisan lembaga. Ia menegaskan bahwa STAI Al-Falah lahir dari semangat pengabdian dan perjuangan kolektif, sehingga keberlanjutan institusi harus terus dijaga dengan menempatkan ilmu, akhlak, dan kebersamaan sebagai pilar utama.


Puncak seremoni ditandai dengan seremoni simbolis Dies Natalis ke-40 dan Reuni Akbar, sekaligus pembukaan FESQIN (Festival Pelajar Qur’ani Indonesia) yang dipimpin oleh Ketua STAI Al-Falah. Momentum ini menjadi simbol kesinambungan antara sejarah lembaga, penguatan pendidikan Al-Qur’an, dan orientasi masa depan kampus.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemutaran video sejarah 40 tahun STAI Al-Falah, yang menampilkan perjalanan institusi dari masa perintisan hingga perkembangannya saat ini. Rangkaian sesi pembukaan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH. Rif’at Abi Syahid, M.Pd.I., sebagai ungkapan syukur dan harapan keberkahan bagi seluruh keluarga besar STAI Al-Falah
Sesi Talkshow Alumni Inspiratif
Sebagai bagian penting dalam peringatan Dies Natalis ke-40, kegiatan dilanjutkan dengan Sesi Talkshow Alumni Inspiratif yang menghadirkan alumni lintas angkatan dengan latar belakang profesi dan pengabdian yang beragam. Sesi ini menjadi ruang berbagi pengalaman sekaligus inspirasi tentang aktualisasi nilai-nilai keilmuan dan spiritual STAI Al-Falah dalam kehidupan nyata.
Sesi pertama menghadirkan Al-Habib Ibrahim Luthfi bin Ahmad Al-Attas, S.Pd. (alumni 2024) dan Dr. Ferianto, M.Pd. (alumni 2013), didampingi Moderator Ani. Keduanya membahas tema dakwah spiritual serta integrasi ilmu akademik dan Al-Qur’an dalam kehidupan profesional.
Sesi berikutnya menghadirkan Dr. Cece Abdul Waliy, S.Pd.I., M.Ag. (alumni 2016) dan Raden Ilham Saeful Maillah, M.Pd. (alumni 2019), dengan Moderator Tentri, yang membahas literasi Islam, industri penerbitan, dan kepemimpinan muda pesantren.
Selanjutnya, talkshow menghadirkan KH. Khoer Afandi, yang menekankan pentingnya peran ulama dan alumni pesantren dalam menjaga kesinambungan nilai-nilai keislaman di tengah perubahan sosial.
Sesi talkshow ditutup dengan pemaparan inspiratif dari Peltu. H. A. Ridwan S. AKP, S.Pd., M.Pd. (alumni 2017), yang dikenal sebagai Peltu Asep, dengan tema “Satu Profesi, Banyak Kontribusi”.

Doa Bersama dan Ziarah Makam
Usai rangkaian talkshow alumni inspiratif, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama dan ziarah makam sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur atas jasa para pendiri dan tokoh kampus. Doa bersama dilanjutkan dengan ziarah ke makam KH. Q. Ahmad Syahid dan Hj. Euis Kultsum.


Momentum ini berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan, menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kesinambungan nilai perjuangan, keikhlasan, dan pengabdian yang telah diwariskan oleh para pendiri STAI Al-Falah. Ziarah makam tersebut sekaligus meneguhkan ikatan batin antara generasi pendiri, sivitas akademika, dan alumni dalam merawat sejarah serta masa depan almamater.
Penghargaan Tokoh Kampus dan Alumni (The Golden Awards)
Sebagai penutup rangkaian Dies Natalis ke-40 dan Reuni Akbar, STAI Al-Falah Cicalengka Bandung memberikan penghargaan kepada tokoh kampus dan alumni yang dinilai memiliki dedikasi, loyalitas, serta kontribusi luar biasa bagi pengembangan institusi dan masyarakat.
Penghargaan Tokoh Pendiri dianugerahkan kepada Drs. KH. Arief Ichwani, sebagai figur perintis yang memiliki peran sentral dalam lahir dan berkembangnya STAI Al-Falah hingga mencapai usia empat dekade.
Penghargaan Dosen dengan Pengabdian Terlama diberikan kepada Dr. H. Fahruroji, M.Pd., Drs. H. Yaya, M.Ag., dan Drs. Hasan Bisri, M.Pd.I., atas dedikasi panjang mereka dalam dunia pendidikan dan pembinaan akademik.

Penghargaan Dosen dengan Capaian Penelitian Terbanyak berdasarkan SINTA dan Google Scholar dianugerahkan kepada Dr. Mukhsin, M.Ag., sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam pengembangan tradisi riset dan publikasi ilmiah di STAI Al-Falah.
Dari unsur alumni, penghargaan Alumni Inspiratif Mandiri diberikan kepada Drs. KH. Khoerudin Ali, M.Pd.I., sementara penghargaan Alumni Inspiratif Entrepreneur dianugerahkan kepada Dr. Cece Abdul Wali, S.Pd., M.Ag., atas kiprahnya dalam pengembangan kewirausahaan, literasi, dan dakwah berbasis keilmuan.
Peringatan Dies Natalis ke-40 dan Reuni Akbar STAI Al-Falah Cicalengka Bandung ini menegaskan komitmen institusi untuk terus merajut kebersamaan lintas generasi, menjaga nilai keilmuan dan keislaman, serta membangun masa depan kampus secara kolaboratif bersama seluruh alumni dan pemangku kepentingan.
Editor
Artikel Lainnya
Perbaikan Item